Thursday, January 22, 2009

HASIL MENGGAMBAR

Masih ingat dengan jelas saat dulu sekolah di sd kalau disuruh menggambar, biasanya gambar gunung 2 buah, terus ada jalan melintas di tengah, di kiri jalan ada sawah, trus atas ada matahari, kadang ada awan juga burung-burung yang melintas terbang, kanan jalan ada rumah khas Indonesia banget. Bentuk rumah seperti biasanya, di tengah-tengah ada pintu dan di kiri dan kanan ada jendela. Sudah pokoknya seperti itu terus kalau disuruh menggambar.

Giliran smp, bentuk menggambar mulai bermacam-macam, cuma selau lihat contoh. Pokoknya kalau pelajaran menggambar tersiksa deh. Tidak punya bakat sama sekali di bidang yang satu ini. Apalagi kalau disuruh menggambar wajah orang,duh.....ancur banget hasilnya.
Untung di smu tidak ada pelajaran menggambar, selamat deh....

Beda jaman, beda pula perkembangan jaman yang lebih modern. Haqi kalau menggambar, sekarang lebih beragam. Apa yang dilihat disekitarnya bisa dia tuangkan ke dalam gambar. Kadang gambar robot, mobil-mobil alat berat untuk membuat gedung-gedung bertingkat yang sekarang banyak berserakan di Doha sini, juga kadang gedung-gedung bertingkat lengkap dengan kolam renang dan juga tempat parkir yang luas.


Seperti gambar di samping ini.
Ini gambar tugas dari teacher, disuruh menggambar a farm. Jadilah gambar seperti ini. Waktu menggambar mulutnya sambil bercerita, ini begini, begitu.
Di lihat dari hasilnya sudah lumayan menurutku, setidaknya untuk usia sekarang yang 6,5 tahun sudah bisa menggambar seperti itu. Bila dibandingkan dengan aku dulu, duh....jauh banget.

Dari gambar juga bisa dilihat, gambar rumah cuma 1 pintu tanpa jendela. Yup, disini memang rumah cuma punya 1 pintu utama untuk keluar masuk. Untuk jendela memang tidak terlihat dari depan, jadinya depan kosong. Sebenarnya ada jendela, cuma tidak kelihatan dari depan gitu.




Yup itu sekedar sharing hasil menggambar Haqi beberapa waktu yang lalu. Semoga kedepannya akan bertambah baik lagi.
Read More...

Monday, January 19, 2009

PRODUK INDONESIA

Yes...disini sudah banyak sekali, produk-produk dari Indonesia. Baik yang di jual di swalayan sini ataupun toko-toko kecil yang jual. Bahkan ada beberapa toko yang pemiliknya orang Indonesia.

Kalau yang dijual di swalayan disini biasanya barang-barang seperti kecap, saos, Mie. Masih kalah bila dibandingkan dengan produk dari Thailand dan Filipina. Produk dari Thailand banyak sekali, dan biasanya produk hasil perkebunan yang dikemas dalam kemasan kaleng. Padahal di negara kita juga banyak lho hasil perkebunan seperti itu. Cuma kenapa ya tidak diekspor?? atau cuma tidak masuk kesini?

Misalnya saja nangka muda (gori), kecambah, jagung muda (putren), bunga pisang, asparagus, rebung, telor puyuh, kolang-kaling, nata de coco, nangka matang, buah-buahan dsb. Semua itu dalam kemasan kaleng!! Padahal kan semua itu kita punya??

Awal-awal disini pusing juga membayangkan masak atau makan yang dari kemasan kaleng begitu. Tapi lama-lama mikirnya lha adanya cuma itu ya mau bagaimana lagi?
Yang segar malah tidak selengkap yang sudah dikemas, lagian harganya jauh lebih mahal yang segar tentu saja.

Makanya untuk buah-buahan yang harganya mahal, biasanya dijual sudah di pack. Ukuran kurang lebih 1/2 kg, jadi kita tidak bisa nyicipin. hiks....(kebiasaan nyicipin di rumah tidak tersalurkan disini. heheh...).
Contohnya buah manggis, rambutan, duku, klengkeng. Jambu air juga mahal disini. hiks...Pernah beli saking kepinginnya, ambil 4 buah, kalau di kurs 1 biji jambu air harganya Rp 7.500,00. Kalau di rumah sudah dapat sekarung ye...

Kembali ke topik awal. Siapa yang tidak mengenal produk ini?



Ini hanya kebetulan yang ada di rumah. Sebenarnya masih banyak lagi, seperti aneka teh celup, SKM (susu kental manis), syrup, bumbu instan, tepung, gula, kosmetik, krupuk mentah dan mateng, aneka cemilan. Wuih pokoknya tidak habis disebut satu-satu. Ntar dikira buka grocery lagi....
Untuk toko yang pemiliknya orang Indonesia, biasanya yang nunggu juga orang kita. Jadi disini bukannya tambah pinter bahasa Inggris atau arab, malah pinter bahasa Indonesia. heheh...Lha gaulnya sesama orang kita. gimana nih?

Malah kadang penjaga toko yang tahu kalau kita orang Indonesia mereka malah menyapa pakai bahasa Indonesia. Hebat yah...Seperti di Saudi sana, banyak yang pinter berbahasa Indonesia lho orang-orang sana....
Read More...

Saturday, January 10, 2009

OUR FAMILY




Read More...

Monday, January 05, 2009

SEKOLAH LAGI




Hari ini anak-anak mulai masuk sekolah lagi setelah kemarin libur kurang lebih 1 bulan. Disini sekolah dalam 1 tahun ada 3 semester. Jadi kemarin ini liburan setelah exam pertama. Kalau libur kenaikan kelas lebih lama lagi,2 bulan lebih. Sekolah disini kebanyakan liburnya. heheheh....padahal bayarnya mahal bo....

Saat ini disini lagi musim dingin, dimana malam hari lebih panjang dari siang hari. Jadi pukul 5 baru adzan Subuh, sedangkan pukul 5 sore sudah Maghrib. Tadi waktu nganter Haqi nunggu bis jemputan, ya Allah...diluar masih gelap banget. Bisa dibilang baru habis subuh, Haqi sudah berangkat sekolah. Mana dinginnya ampun deh...Tak lupa perlengkapan sekolah plus jaket. Yah namanya ikut jemputan ya mau nggak mau harus on time.Jam 5.50 aku, Haqi n Salma sudah kebawah nunggu jemputan. Aku ngalahin lebih awal karena ini hari pertama, jadi belum tahu bis datang jam berapa. Ternyata jam 6 bis sudah datang. Sama seperti sebelum liburan kemarin. Cuma karena musim dingin jadi masih gelap diluar.

Tapi Haqi mah enjoy aja tuh, malah seneng banget mau ketemu teman lagi, karena sudah lama tidak ketemu di sekolah. Walaupun ini hari pertama tapi tetap saja langsung full sampai jam 13.00. Beda sama di rumah, biasanya kalau hari pertama belum full sekolahnya, masih pulang agak awal.Semoga hari pertama tetap enjoy dan seterusnya nanti setelah banyak tugas-tugas sekolah lagi.

NB: photo yg dipasang photo sudah lama jadi tidak pakai jaket.
Read More...

Thursday, January 01, 2009

THE LAST SUNSET OF 2008




Baca di Gulf Time,ada photo yang bagus. Ternyata photo sunset terakhir di tahun 2008 yang dijepret oleh kameraman Jayan Orma. Photo diambil di Corniche dekat Sheraton Hotel.

Ternyata ada juga orang yang mengabadikan momen tersebut. Tentu harus menunggu setahun lagi untuk dapat menikmatinya. Bahkan tak semua orang menikmati termasuk aku sendiri.

Selamat datang tahun 2009.
Read More...